Pengantar
Ada itu banyak bentuk bangunan yang dapat kita temukan. Pernahkah kamu melihat bentuk bangunan di atas? Menyerupai bangun ruang apakah bentuk-bentuk bangunan yang pernah kamu temukan? Dapatkah kamu menghitung volum dan luasnya? Dapatkah kamu menyebutkan unsur-unsurnya? Melalui materi ini anda akan dapat mengetahui unsur-unsur dan bagaimana cara menghitung luas benda-benda yang berbentuk bangun ruang limas, seperti gambar di atas.
Definisi Limas
Limas adalah suatu bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah segi banyak (segi n) dan segitiga-segitiga yang mempunyai titik puncak persekutuan di luar bidang segibanyak itu.
Garis t disebut tinggi limas dan titik T disebut titik puncak.
Seperti prisma, nama limas juga berdasarkan jumlah segi-n sisi alasnya. Apabila alas limas berupa segi-n beraturan dan tiap sisi tegak merupakan segitiga sama kaki yang beraturan, maka limasnya disebut limas segi-n beraturan.
Unsur-unsur Limas
Unsur- unsur yang dimiliki oleh suatu limas :
1. Titik sudut
2. Rusuk
3. Bidang sisi
Ciri-ciri suatu limas :
1. Bidang atas berupa sebuah titik ( lancip )
2. Bidang bawah berupa bangun datar
3. Bidang sisi tegak berupa segitiga.
Untuk memberi nama sebuah limas, lihat bidang alasnya
Contoh-contoh Limas :
1. Limas Segitiga T.ABC
Pada gambar di atas menunjukkan limas segitiga yang mempunyai : 4 titik sudut : A, B, C dan T 4 bidang sisi : ABC, ABT, BCT dan ACT 6 rusuk : AB, BC, CA, AT, BT dan CT |
2. Limas Segiempat T.ABCD
Pada gambar di atas menunjukkan limas segiempat yang mem- punyai : 5 titik sudut : A, B, C, D dan T 8 rusuk : 4 rusuk alas yaitu AB, BC, CD dan DA |
3. Limas Segilima T.ABCDE
Pada gambar di atas menunjukkan limas segilima yang mempunyai : 6 titik sudut : A, B, C, D, E dan T 10 rusuk : 5 rusuk alas yaitu AB, BC, CD, DE dan EA |
4. Limas Segienam T.ABCDEF
Pada gambar di atas menunjukkan limas segienam yang mempunyai : 7 titik sudut : A, B, C, D, E, Fdan T 12 rusuk : 6 rusuk alas yaitu AB, BC, CD, DE, EF, AF |
5. Limas Segi-n
Limas segi-n mempunyai:
Jaring-jaring Limas
Jaring-jaring merupakan bentuk dua dimensi dari suatu bangun tiga dimensi.
Jaring-jaring limas dapat dibentuk dengan memotong beberapa rusuk limas
Contoh jaring-jaring limas:
1. Limas segitiga T.ABC
Sebuah limas T.ABC apabila rusuk TA, TB dan TC dipotong maka akan membentuk bidang datar yang disebut jaring-jaring limas segitiga.
2. Limas segiempat T.ABCD
Sebuah limas T.ABCD apabila rusuk TA, TB, TC dan TD dipotong maka akan membentuk bidang datar yang disebut jaring-jaring limas segiempat.
Contoh 1 : Sebuah limas T.ABCDE dipotong rusuk-rusuknya BA, AE, ED, DC dan TE. | |
Jawab : | |
Contoh 2 : Jawab : A. Bukan jaring-jaring limas dan bukan merupakan bangun ruang B. Merupakan jaring-jaring limas C. Merupakan jaring-jaring limas Luas Permukaan Limas Luas permukaan limas dapat ditentukan dengan menjumlahkan luas sisi-sisi tegak dan luas alas. Jika dipotong menurut rusuk-rusuk TC, TB dan TA, maka didapat jaring-jaring : Luas permukaan limas = luasT.AB + luasT.AC + luas T.BC + L.ABC = jumlah luas sisi tegak + luas alas Kesimpulan : Contoh : Sebuah limas segi empat beraturan, rusuk-rusuk alasnya 15 cm dan jarak dari puncak ke rusuk alas 20 cm. Tentukan luas sisi limas ! Jawab :
|